

Di Darmaraja kemeriahaan merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia selalu dilaksanakan meriah, bagaiamana dengan daerah anda tentu tidak akan jauh berbeda, perayaan yang menjadi momok kegembiraan warga negara atas sebuah kata “MERDEKA”.
Menurut Para sejarawan bahwa kemerdekaan yang kita raih tidaklah mudah, pertumpahan darah menghiasi perjalanan panjang negeri ini. konon 365 tahun kita dijajah oleh bangsa Belanda dan 3 tahunan oleh Jepang. Penjajahan pun tidak berakhir sampai disini, konflik Internal di dalam negeri menghiasi cerita perjuangan para pahlawan yang telah menjadi syuhada, katakalanlah beberapa pemberontakan seperti DI/TII, Permesta, G30SPKI dan banyak lagi pergerakan - pergerakan yang ingin memerdekaan diri dari Indonesia.
Kini 63 tahun sudah kita merdeka …
Benarkah kita sudah merdeka ?
Ya, tetapi tidak sedikit yang mengatakan TIDAK.
KENAPA ? sebuah pertanyaan yang seharusnya ditulis dengan tanda tanya yang sangat besar.
Menurut mereka yang berkata TIDAK, bahwa ternyata kita masih dijajah oleh ke egoan para pemimpin yang dahulu kala ketika KAMPANYE selalu memaparkan jargon - jargon politik yang membuat masyarakat tenang, sayangnya setelah mereka menjadi pemimpin tidak sedikit yang BERKHIANAT, menjadi MOMOK Teroris yang lebih menakutkan daripada AL-QAEDA yang ditakuti AMERIKA.
BEGINIKAH GAMBARAN POLITIK DINEGERI INI, ah TIDAK. Kataku sembari terbangun dari MIMPI, ketika mendengar kegaduhan diluar.
Masyarakat sedang Antri BBM ….
NEGERI yang dikatakan kayak akan Bahan Bakar Minyak tidak mampu memenuhi hajat hidup masyarakatnya dalam hal BBM, bahkan harga BBM pun semakin merangkak naik. Tidak ada kepastian sampai kapan BBM akan terus naik, mungkin benar stok BBM memang semakin MENIPIS lantas SIAPA yang MENIKMATI sesungguhnya MENIPISNYA BBM di negeri ini, Pertanyaan yang amat besar …
Setelah berapa lama, aku pun beranjak dari peraduan, dari sudut nun jauh dikelopak mata, tampak antrian LAGI, kali ini di KANTOR POS. OW pemerintah menggulirkan DANA BANTUAN LANGSUNG TUNAI, yang dananya LANGSUNG HABIS hehee … sementara BLTnya sendiri turun dalam jangka waktu 3 bulan 1 kali, tetapi baru 1 minggu saja uangnya sudah ludes, bagaimana tidak BAHAN MAKANAN POKOK meroket NAIK. Ibu - ibu MENJERIT.
Dan Bapak - bapaknya hanya dapat melongo, karena beberapa waktu yang lalu kena PHK sepihak, atau dagangannya tiba - tiba dirampas KAMTIB, konon melanggar KETERTIBAN dan KEINDAHAN KOTA.
Perjalanan menelusuri kemerdekaan 63 Tahun negeri ini pun berlanjut, disebuah sekolah aku terbelalak mendengar ketika GURU, menawarkan BUKU PAKET satu harga buku paket rata - rata 30rb-an. LALU KEMANAKAH DANA BOSS yang menjadi kebanggaan PEMERINTAH itu. Aku sempat bertanya sama Guru Wali Kelas Annaku, Katanya Dana Boss nya telat. BENARKAH …
Jika pun telat kenapa tidak DITUNGGU …
Namun protesku hanya dianggap angin lalu, mungkin karena rakyat dinegeri ini tidak lagi mempunyai hak bertanya dan mendapatkan JAWABAN yang layak.
Gembar - gembor WAJIB Belajar 9 tahun, hanya merupakan slogan. SEKOLAH GRATIS hanya jadi Impian, jika pun ada hanya untuk Iuran Bulanan saja seperti disekolah anakku, sementara diluar itu jauh lebih besar.
Ah, …
Benarkah negeri ini sudah MERDEKA …
Lalu sebenarnya apa sih kemerdekaan itu ?, benarkah KEMEDEKAAN seperti sekarang yang diperjuangkan para PAHLAWAN?
wallahualam ..
Leave a Reply

